BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Seperti yang kita lihat dewasa ini, banyak sekali perubahan yang terjadi di bidang komunikasi. Dimulai dari bentuk komunikasi yang sederhana sampai pada komunikasi elektronik. Perubahan yang cepat terutama pada abad 20 ini oleh sejumlah ahli dikatakan sebagai revolusi komunikasi. Ilmu pengetahuan yang selama ini kita pelajari selalu mengalami perubahan dan perkembangan yang tidak mendadak. Perubahan ini ada yang terjadi secara pelan-pelan, ada pula yang terjadi secara drastis akibat pertentangan antara satu ilmu pengetahuan dengan ilmu pengetahuan yang baru, atau pertentangan antara teori yang lama yang digantikan dengan penemuan teori baru dalam pengetahuan. Paradigraa lama dari suatu teori atau ilmu pengetahuan dianggap tidak sesuai lagi bahkan dianggap salah lantas kemudian digantikan dengan paradigma yang baru yang lebih diterima.
1.2 Tujuan
1. Memenuhi tugas akhir semester 1 matakuliah pengantar teknologi informasi.
2. Mengetahui bagaimana perkembangan-perkembangan teknologi dari zaman dulu sampai zaman masa sekarang.
3. Dapat dijadikan referensi untuk mahasiswa selanjutnya apabila mendapat topik yang sama dalam mata kuliah pengantar teknologi inforamsi.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 MAKNA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
KOMUNIKASI
Perubahan pengetahuan ini sering disebut
sebagai perubahan sains. Thomas S.Khun (1989)menganggap revolusi sains sebagai
episode perkembangan non-komulatif yang di dalamnya paradigma lama yang sudah
usang diganti sebagian atau keseluruhannya dengan paradigma baru yang
bertentangan. Dalam pemahaman ini paradigma lama yang tuidak lagi berfungsi
secara memadai dalam eksplorasi suatu aspek dari alarn, padahal sebelumnya
paradigma itui sendiri yang menunjukkan jalan bagi eksplorasi itu.Bernard
Cohen2 dalam bukunya "Revolution in Science", menganggap revolusi
sains sebagai "Their stages of development, evidential tets for their
occurrence and transformation of idea in the production of revolutionary
innovations". Revolusi sains dipahami sebagai tahapan-tahapan dalam
pembangunan dan transformasi produksi ide-ide sebagai inovasi dan revolusi.
Lebih lanjut, Cohen mendefinisikan revolusi sains dalam pengertian:
Revolution
means to return again, go to through a cyclical succession, as in the seasons
of the year or to ebb and flow as in the motion of the tide. In the sciences,
revolution thus implies a constancy within all change, on ndless repetition an
end that is a beginning all over again.
Revolusi sains memang hanya tampak
revolusioner bagi mereka yang paradigmanya terkena revolusi itu. Sedangkan bagi
mereka yang paradigmanya tidak terkena revolusi sains bisa jadi memandang
revolusi ini tianya' sekedar tambahan peijigetahuan belaka. Kita bisa mengambil
contoh penemuan Sinar X. Bagi astronom penemuan Sinar X ini bagi mereka hanya
dipandang sebagai tambahan ilmu pengetahuan karena pengetahuan tentang Sinar X
tidak ada relevansinya dengan paradigma mereka. Tetapi kehadiran Sinar X ini
akan jauh berbeda dimaknai bagi orang-orang seperti Kelvin, Crookes, dan
Roentgen. Bagi mereka dengan ditemukannya Sinar X akan sangat membantu paradigma
dan pekerjaan mereka. Sehingga revolusi sains itu terjadi, karena kehadiran
Sinar X akan sangat revolusioner bagi mereka.
Menurut Dissayanake,
revolusi komunikasi merupakan peledakan (eksplosi) teknologi komunikasi. Hal
ini bisa kita lihat dengan meningkatnya penggunaan satelit, mikroprosesor,
komputer dan pelayanan radio tingkat tinggi. Revolusi komunikasi sendiri adalah
salah satu dari beberapa revolusi yang juga terjadi di berbagai bidang.
Misalnya, revolusi politik, pendidikan, pertanian, industri. Revolusi ini
sendiri muncul dengan didorong kemajuan
teknologi yang menawarkan berbagai
Resources informasi dan komunikasi yang luas. Oleh karena itu, kita tidak akan
tahu dengan pasti bagaimana bentuk akhir dari gerak perubahan itu. Namun, yang
pasti bentuk itu nantinya akan berbeda dari apa yang ada selama ini.
Perkembangan yang terjadi dengan cepat
di bidang komunikasi membuat para ahli menyebutnya sebagai revolusi komunikasi.
Perubahan yang cepat ini didorong oleh adanya berbagai penemuan di bidang
teknologi sehingga apa yang dulu merupakan kendala dalam kegiatan komunikasi,
sekarang sudah terbuka lebar. Seseorang dapat berhubungan dengan seseorang atau
sekelompok orang tanpa dibatasi oleh faktor waktu, jarak, jumlah, kapasitas dan
kecepatan. Contohnya penggunaan satelit dalam komunikasi.
Di sisi lain ada beberapa ahli yang
menerima revolusi komunikasi ini dengan hati-hati. Hal ini terutama pada dampak
negatifhya. Menurut Tehranian dalam 25 tahun terakhir ada tiga kekuatan, yaitu
teknologis, sosio-ekonomi, dan politik yang telah mengubah sistem-sistem
internasional ke tingkalt tertentu.Dengan munculnya berbagai inovasi maka
pengembangan komunikasi semakin pesat terutama yang dikembangkan oleh para ahli
dan kaum industrialis.
Revolusi yang terjadi dalarn bidang
komunikasi bukan hanya terjadi pada teori ilmu komunikasi, tetapi juga terjadi
pada teknologi komunikasi. Tekonologi komunikasi yang dimaksud disini adalah
penggunaan teknologi sebagai media dalam komunikasi manusia. Penggunaan
teknologi sebagai komunikasi manusia ini banyak dipengaruhi oleh perkenbangan
perkembangan teknologi dari ilmu pengetahuan yang lainnya.
Perkembangan teknologi
komunikasi itu dapat dipahami dari berbagai sudut. Menurut Onong Uchyana
Efendy, dalakn sejarah ilmu pengetahuan terjadi empat kali revolusi. Revolusi
Pertamamembuka era bagi penelitian mengenai gaya grafitasi dan penelitian
tentang dinamika gerakan benda-benda. Era ini dirintis oleh Isac Newton yang
dilanjutkan dengan Bernouljs, Euler,Lagrange dan Laplace. Revolusi Kedua lebih
memusalikan pada sifat-sifat kelistrikan dan kemagnitan benda sebagai
keseluruhan. Juga mengenai sifat-sifat radiasi. Revolusi kedua ini dipelopori
oleh Farady dan Maxwell. Revolusi Ketiga dimulai pada awal abad ini dengan
diketemukannya sifat kuantum cahaya oleh Max Plane. Era ini membawa revolusi
secara menyeluruh dalam pemikiran manusia tentang zat, jga tentang jagad raya.
Revolusi ketiga ini dipelopori oleh Einstien dengan teori relativitasnya.
Tokoh-tokoh lainnya pada revolusi ketiga ini adalah Rutherford yang menemukan
atom, Bohr penemu kuantum, dan Iain-lain. Revolusi Keempat sering disebut
dengan revolusi fisika, dimulai pada tahun 1938 dengan
ditemukannya suatu tipe materi baru yang
oleh Anderson disebut partikel, karena pada jaman dahulu atom diperkirakan
sebagai benda paling kecil yang tidak mungkin dipecah lagi.
Menurut Onong, empat revolusi
pengetahuan khususnya revolusi fisika ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan
manusia yang membawa banyak perubahan yangh luar biasa dalam kehidupan.
Revolusi ini membawa dampak pada empat bidang, yaitu :
1. Bidang
intelektual, dengan meninggalkan kebiasaan atau kepercayaan tradisional dan
mengambil kebiasaan baru.
2. Bidang
industri dan kemampuan di medan perang.
3. Tumbuhnya
organisasi sosial dan kehidupan politik.
4. Tata
lingkungan.
2.2 ERA REVOLUSI TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Selain empat bidang tersebut, revolusi
pengetahuan terutama revolusi fisika juga membawa dampak yang sangat besasr
terhadap revolusi teknologi komunikasi. Everett M. Rogersdalam bukunya
'Communication technology' membagi revolusi komunikasi ini menjadi empat era :
2.2.1 Era Komunikasi
Tulisan (The Writing Era of Communication)
Era ini dimulai tahun 4000 SM pada saat
bangsa Sumeria menggunakan tablet dari tanah liat, bangsa Cina menemukan
tulisan untuk percetakan buku dan bangsa Korea menemukan alat dari logam yang
menggantikan huruf-huruf dari tanah. Penemuan mesin cetak merupakan awal
dimulainya riwayat komunikasi massa. Dengan adanya mesin cetak ini rnaka pesan
yang panjang dan kompleks dapat disampaikan secara simultan ke satu atau lebih
kelompok khalayak yang besar. Salah satu
produk dari mesin cetak adalah surat
kabar yang berbagai berita yang mutakhir dan diperlukan oler berisikan berbagai
khalayak. Dengan demikian, mesin cetak atau percetakan juga merupakan pemerata
sosial yang besar. Apabila tulisan telah menembus hambatan jarak dan waktu maka
percetakan
melipatgandakan pesan tersebut. Menurut
Bell, percetakan merupakan basis bagi penyebaran kernampuan melek huruf dan
meluasnya pelayanan pendidikan. Sedangkan Parker menyatakanbahwa percetakan
merupakan faktor kunci bagi berlangsungnya Renaissance dan Revolusi Industri.
Di bidang elektronika setelah munculnya
telepon dan telegraf dengan kabel maka pengembangan berikutnya adalah adanya
komunikasi tanpa kabel (wireless communicatipn) yang memungkinkan pesan yang
sama diterima secara siipiultan di berbagai lokasi yang tidak terbatas.
2.2.2 Era Percetakan
(The Printing Bra of Communication)
Era ini dimulai dengan ditemukannya alat
percetakan oleh Gutenberg pada tahun 1456 ketika untuk pertama kalinya mencetak
Kitab Injil. Sekalipun mesin cetak mulai d|itemukan pada tahun ini, tetapi
perkembangan surat kabar berlangsung sekitar tahun 1600. Surat kabar pertama
yang berhasil di cetak di Eropa adalah Aviso di Wolfenbuttel di Strahbourg,
Jerman pada tahun 1609. Kemudian menyusul Oxford Gazette di Ing^ris tahun 1620.
Surat kabar lain yang terbit di Eropa adalah surat kabar Oprechte Haarlemsche
Courant di Belanda pada tahun 1656, Einkommende Zaitung (1650) dan Frankfurtes
Journal (1680) di Jerman.
Pecahnya revolusi Perancis pada tahun
1791 membawa dampak pada perkembangan persuratkabaran di Eropa yaitu pada masa
pemerintahan Napoleon yang membuat perkembangan persuratkabaran terhambat.
Surat kabar dianggap melakukan agitasi yang dapat merongrong kekuasannya hingga
akhirnya dia menutup surat kabar menjadi 13 buah dan terakhir menjadi 4 buah.
Tetapi di bagian yang lain, persuratkabaran di Inggris justru menikmati
kebebasan. Dan satu hal yang menarik dalam persuratkabaran di Eropa adalah
surat kabar yang berbahasa Belanda atau Perancis beredar luas di negara-negara
lain karena penduduknya dapat memakai 2-3 bahasa nasional.
Percetakan pertama di Amerika Serikat
dibangun p^ida tahun 1638 di Harvard University. Surat kabar pertama yang
dicetak muncul pada tahun 1690, yakni surat kabar "Public Qccurance' di
Boston. Sesudah surat kabar ini tidak muncul kemudian terbit surat kabar
mingguan Boston Newsletter pada tahun 1704 oleh John Campbell, lalu menyusul
Boston Gazette pada tahun 1719. Memasuki abad-19 ditandai dengan banyaknya
peneman di bidang teknologi termasuk percetakan yang bisa digerakkan oleh
tenaga uap. Akibatnya surat kabar yang sebelumnya hanya bias diproduksi 500-600
lembar per jam dapat ditingkatkan menjadi 4000 lembar per jam.
Perkembangan pers yang
didukung oleh kemajuan teknologi dan dan perkembangan masyarakat Amerika pada
saat ini, juga ditandai dengan perkembangan cara-cara pelaporan berita,
misalnya Jurnalistik kelompok dan Jurnalistik Investigasi yang digunakan dalam
skandal Watergate pada tahun 1973. Perkembangan industri surat kabar pada abad
kesembilan belas dan dua puluh dikarakteristikkan oleh dua kecenderungan utama:
pertama,
pertumbuhan dan konsolidasi surat kabar
yang diedarkan secara massal; dan kedua, pertumbuhan internasionalisasi
kegiatan pengumpulan berita. ifita dapat mengilustrasikan kecenderungan pertama
dengan merujuk pada industri surat kabar Inggris, sekalipun perkembangan yang
sama dapat diamati di beberapa negara industrial besar lainnya.
Karena masa lalu negara-negara di Asia
pada umumnya adalah negara bekas jajahan negara-negara Eropa, maka surat kabar
di Asia (termasuk di Indonesia) juga dikenalkan oleh mereka. Menurut sejarah,
surat kabar pertama yang masuk ke Indonesia adalah Memorie des Nouvelles pada
tahun 1615 yang berbentuk Newsletter. Sedangkan surat kabar pertama yang terbit
di Indonesia adalah Bataviaisme Nouvelles en Politique! Raisoven Mensen pada
tahun 1744 dalam bahasa Belanda dan disjisul surat kabar bahasa melayu di
Surabaya pada tahun 1855. Sampai tahun 1990 jumlah surat kabar di Indonesia
telah mencapai 21 tiras 4.5 juta perhari.
2.2.3 Era Telekomunikasi
(Telecomunication Era)
Salah satu teknologi yang berkembang
pada masa ini adalah film. Sejarah penemuan film berlangsung cukup panjang,
disebabkan film melibatkan masalah-masalah teknik yang cukup rumit seperti
masalah optic, lensa, projector, camera dan sebagainya. Pada tahun 1645,
Kinscher menggunakan Lentera untuk memproyeksikan gambar-gambar yang dibuat
untuk pelajaran agama bagi murid-muridnya. Tetapi karenA bayangbayang yang
dibuat belum pernah ada yang melihat sebelumnya, akhirnya pekerjaan ini
dianggap sebagai permainan setan.
Perkembangan sejarah penemuan film ini
baru kelihatan setelah abad ke-18 dengan percobaan kombinasi cahaya lampu
dengan kaca lewat Lensa padat. Memasuki tahun 1900 orang Amerika berhasil
membuat film tanpa suara dengan durasi 25 menit seperti film 'A Trip To The
Moon' (1902) dan "Life of an America Fireman' (1903). Pada masa inilah
film menga|ami masa keemasan.
Teknologi lainnya adalah radio. Usaha
penemuan radio sudah dimulai sejak abad ke-17 oleh Volta, Ampere, Huygens,
Maxwell, Heindrich Hertz, Edmond Branly, Oliver Lodge dan Papov. Kemudian pada
tanggal, 14 Mei 1897 Marconi berhasil menghubung-hubungkan temuan-temuan
pendahulunya dan berhasil menghubungkan dua tempat yang dipisahkan Bristol yang
lebarnya 9 km, melalui gelombang radio.
Sejak penemuan ini
Telegram Radio mengalami perkembangan yang sangat pesat, dan tiga tahun
kemudian Marconi berhasil mengirimkan berita Radio dari Inggris ke Australia
disusul berdirinya radio BBC (1923), NBC
(1926) dan CBS (1927). Kehadiran pesawat
radio membawa manfaat untuk kepentingan dagang, pelayaran, dan untuk
menyampaikan informasi yang lebih cepat dalam urusan militer. Hal ini bisa kita
lihat penggunaan Radio dalam Perang Dunia kedua. Kini setelah satu abad sejak
Marconi menemukan pesawat radio!, ada 2,2 milyar pesawat Radio penerima yang
bertebaran di dunia, dan di Indonesia diperkirakan ada 23 juta Radio penerima
yang beredar di tengah masyarakat.
Terjadinya perkawinan antara beberapa
jenis media dan teknologi menghasilkan berbagai bentuk baru yang memiliki
kemampuan yang berlipat ganda. Demikian pula di bidang komunikasi. Munculnya
televisi (TV) dengan berbagai kelebihan komunikasi yang dimilikinya telah
menciptakan beraneka pelayanan komunikasi yang lengkap dan unik. TeleviBi mampu
menyampaikan pesan informasi dalam wujud gambar dan suara sekaligus.Namun
demikian, televisi memiliki beberapa Melemahan sistem penyiaran yang
dipancarkan ke udara, mengalami hambatan untuk wilayah tertentu, seperti daerah
pegunungan. Maka, Robert J. Tarlton mengemukakan idenya yailtu televisi dengan
antena bersama yang disambungkan ke rumah-rumahpenduduk. Inilah yang menjadi
asal mula TV kabel yang dikenal dewasa ini.
Penemuan Televisi diawali dengan
beberapa penemuanpenemuan di antaranya oleh seorang kebangsaan Jerman yang
bernama Paul Nipkow pada tahun 1884, kemudian oleh Charles F.Jenskins di
Amerika pada tahun 1890. Dari temuan-temuanitu kemudian dikembangkan oleh Phil
T. Fransworth di Idaho (AS) pada tahun 1922 dan oleh Dr.Vladimir Zworikins di
Westinghouse (AS) tahun 1923 adan disusul oleh Baird di Inggris tahun 1927.
tetapi dari penemuan-penemuan ini yang terkenal dengan sebagai bapak Televisi
adalah Nipkow Disk. Ada dua peristiwa penting bagi masyarakat Amerika terhadap
ketoerhasilan penemuan pesawat televisi, yakni sebagai alat kampanye presiden
seperti debat terbuka Nixon dan Kennedy, dan yang kedua adalah keberhasilan
Amerika dalam pendaratan Apollo II di bulan yang disaksikan kurang lebih 500
juta penduduk dunia melalui pesawat televisi.
Di Indonesia Televisi pertama kali
diperkenalkan pada tahun 1962 ketika Indonesia mendapat kehormatan untuk
menyelenggarakan pesta olah raga Asean Games di Jakarta. Pada saat ini
jangkauan siaran hanya sekitar Jakarta dan Bogor pada radius 80 km. Tiga tahun
kemudian baru menyusul pembangunan TVRI di daerah-daerah lain seperti Medan
(1970), Ujuni Pandang (1972), Balikpapan (1973) dan Palembang (1874). Pada saat
ini diperkirakan jumlah pesawat Televisi ada 18 juta.
2.2.4 Era. Komunikasi
Interaktif (Interactive Communication Era)
Era komunikasi interaktif ditandai
dengan dengan ditemukannya berbagai kemajuan teknologi seperti Komputer,
Satelit, Internet dan Iain-lain. Masuknya komputer ke jaringan komunikasi telah
mewujudkan berbagai kemudahan baru dalam berkomunikasi, serta masih membuka
kemungkinan untuk sekian banyak peluang baru di bidang ini. Dengan bantuan
komputer maka bukan saja penyimpanan, pengolahan dan penelusuran informasi
berlangsung cepat dan handal, tetapi juga pertukarannya pun dapat berlangsung
ke mana saja dan di mana saja.
Suatu komputer modern yang serba guna
terdiri dari sebuahunit pengolah sentral yang dihubungkan dengan kabel ke alat
input dan output dan ke sistem penyimpanan data. Dalam kebanyakan sistem alat
input merupakan terminal data yang mirip dengan komputer personal. Komputer
amat penting eranannya dalam
perkembangan teknologi komunikasi seperti jyang ada sekarang ini. Kemampuan
pengolahan informasi pada ikomputer menyebabkan batasan antara sistem komputer
dengkn sistemkomunikasi hampir-hampir sulit ditentukan dengan persis. Komputer
seringkali disebut sebagai otak tiruan (artificial brain).
Penemuan komputer ini telah dirintis
oleh ahli matematika seperti Blaise Pascal yang berhasil menemukan mesin hitung
pada tahun 1642 dan Gottfied Withelm dengan mesin hitungnya yang dapat
melipatgandakan angka-angka dalam bentuk akjar (square root) pada tahun 1694.
Pada abad ke-17 berhasil ditemukan cara kerja seperti komputer yang
dikembangkan di Swiss,, Perancis dan Italia. Dan pada tahun 1835 Charless
Babbagae berhasil menemukan mesin analisis data. Dua dekade berikutnya Herman Hollerith seorang insinyur
yang mengajar di MIT (Massachusetts Institute of Technology) menemukan mesin
tabulasi yang bisa membaca data secara elektronik.
Generasi ENIAC selanjutnya muncul dengan
komputer yang berdasarkan microchip yang dikembangkan oleh Dr.Robert Noyce,
lulusan MIT yang mengajar di Stanford University California dengan dibantu oleh
William Shockley yang menemukan transistor. Komputer jenis ini dibanding dengan
generasi ENIAC sebelumnya 1500x lebih kecil, 10.000 kali lebih murah, 17.000
kali lebih ringan dan 28.000 kali lebih kecil kebutuhan tenaga listriknya.
Di bidang lain, satelit
komunikasi merupakan suatu produk kemajuan teknologi yang tidak terbayangkan
akan terwujud pada masa Arthur C. Clarke yang memaparkan gagasannya lewat
tulisan Wireless World edisi Oktober 1945. Namun, pada akhir tahun 1950-an John
R. Pierce dari Bell Laboratories
berhasil mendemonstrasikan kelayakan
komunikasi ruang| angkasa dengan satelit Echo dan Telstar. Keberhasilan ini
kemudian diikuti oleh Uni Soviet tahun 1957 dengan satelit SPUTNIK dan Amerika
Serikat pada tahun 1963 dengan satelit komunikasi geosynchronous yang pertama,
yaitu SYNCOM 2.
Pada tahun 1954, seorang insinyur yang
bekerja di laboratorium Electronic Bell bernama John R. Pierce ekerja di
berusaha mengembangkan ide Arthur C.Clarke, mantan penerbang Inggris yang
mengemukakan idenya bahwa kita bisa berkomunikasi dengan melintasi gunung dan
lautan.
Hingga pada tahun 1957 Rusia berhasil
meluncurkan Satelit pertamanya yang diberi nama SPUTNIK. Peluncuran patelit ini
sebagai awal perlombaan teknologi angkasa luar antara Rusia danAmerika. Lima
tahun setelah peluncuran SPUTNIK ini, Amerika berhasil meluncurkan satelitnya
yang pertama dengan nama TELSTAR pada tanggal, 10 Juli 1962. Kemudian disusbl
dengan satelit ERLY BIRD pada tahun 1965.
Indonesia sendiri menjadi anggota
Intelsat pada tanggal, 9 Junil967 yang didirikan di Stasiun Bumu Jatiluhur yang
diberi nama Satelit PALAPA. Dengan menggunakan sitelit ini, komunikasi yang
terjadi di negara Indonesia mengalami kemajuan yang pesat. Misalnya adanya
telepon, perluasan jaringan Televisi, dan Radio.
Potensi satelit adalah untuk menerima
dan memancarkan kembali sinyal siaran ke seluruh tempat yang dapat
dijangkaunya. Hal ini memungkinkan siaran radio dan televisi dapat djiterima di
mana saja sepanjang dapat ditangkap oleh antena stasjun bumi. Dengan kata lain,
manfaat yang utama dari adanya' teknologi satelit adalah untuk keperluan
penyiaran baik radio maupun televisi.
Sehubungan dengan banyaknya permintaan
akan pelayanan satelit maka FCC di AS menerima rencana spasi verbal 2 untuk
C-band (6,4 GHz) dan Ku-band (12/14 GHz) pada bijur spasi orbital, meliputi
Amerika Serikat. Pada tahun 1987 diharapkan spasi orbital dapat dikecilkan
menjadi 2'C dan pelaksanaan segera spasi 2' Ku-band.
Dalam perkembangannya, pemakaian Ku-band
meningkat lebih cepat dibandingkan pemakaian frekuensi C-band. Hal ini
dikarenakan pemakaian frekuensi C-band lebih sulit dan banyak permasalahannya.
Salah satu faktor pemindahan dari C-band ke Ku-band adalah bahwa slot orbital
untuk C-band sudah hampir semuanya terisi, dan kemungkinan yang lebih baik
adalah dengan penggunaan Ku-band.
2.3 ERA GENERASI PERKEMBANGAN KOMPUTER
2.3.1 Generasi
1
Pada generasi pertama ini beberapa komputer dengan
kemampuan sederhana telah ditemukan, beberapa merupakan komputer yang dibuat
semata-mata untuk membantu kegiatan peperangan yang sedang marak terjadi di
berbagai belahan dunia.
Awal generasi konputer ditandai dengan kemampuan
komputer untuk menyimpan program dalam memori. Sebelumnya komputer mekanik dan
elektrik tidak menyimpan program dalam memori, tapi program-program ditulis
dalam kartu yang dilubangi kemudian dieksekusi yang disebut dengan punch card.
Pada komputer stored-program komputer dikontrol oleh program yang disimpan di
memori komputer. Program dibuat dengan menggunakan bahasa mesin yang terdiri
dari bilangan 1 dan 0. Komputer yang ada di generasi pertama antara lain:
A. ENIAC
(Electronic Numerical Integrator And Computer)
ENIAC dirancang
oleh Dr. J. Presper Eckert dan Dr. John W. Mauchly dari Moore School,
Universitas Pennsylvania pada tahun 1943 dan selesai pada tahun 1945.Secara
fisik ENIAC adalah komputer raksasa yang beratnya mencapai 30 ton dan bisa
dimasukin manusia karena ukurannya yang sangat besar. Sebagai perangkat
inputnya digunakan card reader IBM dan perangkat outputnya digunakan punch
card. Teknologi yang digunakan ENIAC adalah tabung hampa yang merupakan
karakteristik dari komputer generasi pertama.
( ENIAC )
Komponen utama dari ENIAC terdiri dari rangkaian dasar
yaitu sebagai berikut:
· Akumulator,
berfungsi sebagai register pemroses (kemampuan membaca), ENIAC mampu melakukan
5000 penjumlahan atau pengurangan sederhana dalam tiap detiknya.
· Inisiator,
melakukan tugas-tugas khusus seperti melakukan power atau mematikannya.
· Pemrogram
utama, berfungsi untuk mengendalikan eksekusi program.
· Multiplier,
berfungsi sebagai bagian dari proses utama, ENIAC dapat melakukan 385 operasi
perkalian perdetik.
· Pembagi/pencari
akar pangkat, dapat melakukan 40 proses pembagian perdetik dan 3 proses
pencarian akar pangkat per detik.
· Gate,
melakukan operasi logic ‘AND’.
· Buffer,
melakukan operasi logic ‘OR’.
· Pencetak,
berfungsi untuk menampilkan hasil proses.
· Unit
sinkronisasi, berfungsi untuk proses sinkronisasi antar komponen.
· Tabel
fungsi, digunakan untuk pemrograman.
Namun seiring berkembangnya jaman
dan banyak ditemukan penemuan-penemuan baru maka ENIAC pun mulai ketinggalan
dari yang lain pada saat itu. Dan pada tahun 1955 ENIAC secara resmi dimatikan.
B. EDVAC
(Electronic Discrete Variable Automatic Computer)
EDVAC merupakan
kelanjutan dari ENIAC. Eckret dan Mauchly secara resmi mempublikasikannya pada
tahun 1947. EDVAC dirancang sebagai komputer serbaguna, dapat digunakan untuk
berbagai tujuan.
Ini dirancang
untuk memenuhi kebutuhan pada Laboratorium Riset Balistik milik departemen
pertahanan Amerika Serikat. Aplikasi yang dapat diselesaikan adalah perhitungan
besar sudut rudal balistik sehingga rudal tepat mengenai sasaran. Program
sepenuhnya disimpan dalam memori komputer. Ide pembangunan EDVAC tidak terlepas
dari konsep dasar komputer modern Dr. John Von Neumann dalam “A very high-speed
automatic digital computing system, and in particular with its logical
control”.
Beberapa
organisasi dasar komputer EDVAC adalah sebagai berikut:
· Reader-Recorder,
berfungsi untuk membaca dan merekam inputan.
· Control
Unit, bagian yang mengendalikan dan mengelola seluruh komponen komputer.
· Dispatcher
(Pengatur), bagian ini berfungsi sebagai penterjemah permintaan dari bagian
kendali dan memori dan meneruskan jalur kendali pada komponen-komponen lain.
· High-speed
Memory, terdiri dari dua buah bagian memori, masing-masing memorinya memiliki
64 baris dan setiap baris memiliki kapasitas 8 word.
· Computer,
berfungsi untuk melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan
pembagian.
· Timer.
( EDVAC )
EDVAC cukup efisien dan berarti pada saat itu.
Digunakan sampai tahun 1961 sebelum digantikan oleh BRLSEC komputer elektrinik
pertama yang sepenuhnya dirancang oleh BRL (Ballistics Research Laboratory)
C. UNIVAC I
(Universal Automatic Computer I)
UNIVAC merupakan
rancangan Eckret dan Mauchly berikutnya setelah EDVAC. Mereka mendirikan
perusahaan “The Eckret-Mauchly Computer Company” dengan UNIVAC I sebagai produk
pertamanya. Merupakan komputer komersila pertama yang dipasarkan sejak tahun
1951 sampai tahun 1958 telah dibuat 46 buah UNIVAC I untuk berbagai kepentingan
seperti biro sensus departemen perdagangan Amerika, Universitas New York,
perusahaan asuransi Prudential, dan perusahaan General Electric. Fitur dari
UNIVAC I adalah sebagai berikut:
·
Memori utama terdiri dari 1000 word yang masing-masing
memiliki 12 karakter.
·
Instruksi terdiri dari 6 karakter alphanumeric.
·
Mampu melakukan 1000 perhitungan per detik.
·
Digit dipresentasikan menggunakan aritmetik excess-3
(“XS3″) BDC (Binary Codec Decimal).
·
Digunakan untuk aplikasi bisnis dan administrasi.
( UNIVAC )
Komputer-komputer diatas merupakan sedikit dari
komputer yang diciptakan pada generasi pertama. Masih banyak lagi komputer yang
dirancang pada generasi pertama dengan perusahaan yang berbeda.
Ciri-ciri
umum dari komputer generasi pertama adalah sebegai berikut :
1.
Teknologi dasarnya menggunakan tabung hampa (Vaccum
Tube).
2.
Program dibuat dengan bahasa mesin.
3.
Menggunakan konsep Stored-program.
4.
Memori utama menggunakan teknologi Magnetic Core
Storage.
5.
Ukuran fisik komputer besar.
6.
Fisik komputer cepat panas.
7.
Membutuhkan daya listrik yang besar.
Generasi awal ini rata-rata memiliki kapasitas
penyimpanan serta kecepatan pemrosesan yang masih kecil.Kapasitas penyimpanan
1000 - 4000 byte dan Kecepatan pemrosesan 2000 instruksi per detik. Bahasa pemrograman
yang digunakan masih bahasa pemrograman tingkat rendah.
2.3.2 Generasi Ke 2
Generasi kedua diawali dengan perubahan teknologi
dasar pembangunan rangkaian. Pada generasi pertama teknologi dasar yang
digunakan adalah tabung hampa, nah pada generasi kedua teknologi dasar yang
digunakan adalah transistor. Transistor adalah semikonduktor yang berfungsi
sebagai penguat, switch, modulasi sinyal dan lain-lain. Fungsi tabung hampa
Trioda-Fleming tercakup didalamnya. Transistor secara resmi dibuat pada tahun
1947 oleh William Shockley, John Bardeen, dan Walter Brattain dari Bell
Telephone Laboratories. Penemuan transistor merupakan awal teknologi
komputer generasi kedua sebagai pengganti tabung hampa. Ukurannya lebih kecil
dibandingkan dengan komputer generasi pertama. Beberapa komputer pada generasi
kedua adalah sebagai berikut:
A.
DEC
PDP-1 (Digital Equipment Corporation Programmable Data Processor-1)
DEC adalah perusahaan yang didirikan
oleh Ken Olson dan Harlan Anderson pada tahun 1957. PDP-1 adalah mesin 18-bit
yang pertama dibangun oleh DEC.
Komputer interaktif berukuran kecil. Mesin ini
dikenalkan oleh DEC pada tahun 1960 sebagai komputer komersial.
Komponen-komponen dasar PDP-1 adalah:
1.
Pemrosesan pusat terdiri dari bagian kendali, elemen
aritmatik, pengalamatan memori dan register.
2.
Sistem memori memiliki kapasitas sampai 4096 word (1
word = 18 bit) dan dapat diperluas sampai 65536 word.
3.
Piranti input-output: monitor CRT berdiameter 16 inci
dengan 1024 x 1024 titik, light pen danparallel drum.
( DEC PDP-1 )
B.
UNIVAC
III
UNIVAC III diperkenalkan pada tahun
1962. Mesin ini merupakan pengembangan dari UNIVAC I dan UNIVAC II. Memorinya
dibuat sebagai tumpukan 29 balok dari 4096 core. Bagian pemroses pusat memiliki
15 register indeks. Sistem operasi yang digunakan untuk mengatur sistem dikenal
dengan nama CHIEF atau BOSS.
Ciri khas
dari komputer generasi kedua adalah sebagai berikut:
·
Teknologi dasar rangkaiannya adalah transistor.
·
Menggunakan bahasa pemrograman seperti FORTRAN, COBOL,
ALGOL, dan lain-lain.
·
Kapasitas memori utama lebih besar dengan kemampuan
menyimpan puluhan ribu karakter.
·
Menggunakan memori sekunder berupa magnetic
tape dan magnetic disk untuk menambah kapasitas penyimpanan.
·
Aplikasi yang dijalankan untuk bisnis dan teknik.
·
Ukuran fisik lebih kecil dibandingkan komputer
generasi pertama.
·
Membutuhkan lebih sedikit daya listrik.
( UNIVAC III )
2.3.3 Generasi Ke 3
Transistor merupakan lompatan teknologi yang besar.
Para peniliti tahun 1950-an mencoba membuat rangkaian yang terintegrasi dengan
teknologi dasar transistor. Usaha ini dilakukan untuk lebih mengefesiensikan
kerja komputer. Rangkaian yang terintegrasi akan meningkatkan kecepatan proses.
Perpindahan data dari satu kompunen ke komponen lain lebih memerlukan waktu
yang sedikit.
Jack S. Kilby seorang karyawan Texas
Instrument yang pertama kali memiliki ide untuk menyatukan seluruh
komponen dalam satu blok (monolith) semikonduktor. Pada tahun 1958 ide
Kilby ini diwujudkan, dia membuat IC (Integrated Circuit) yang pertama.
Konsep awal IC sendiri pertama kali muncul pada tahun 1952 dikonsepkan oleh
seorang ilmuwan radar Inggris Geoffrey W.A. Dummer namun tidak berhasil
mewujudkan rancangannya tersebut.
Penemuan Kilby ini dilanjutkan oleh Robert Noyce yang
merancang IC dengan jalur koneksinya sehingga IC dipasarkan secara massal.
Penemuan IC merupakan sumbangan besar bagi komputer generasi ketiga. Pada
komputer generasi ketiga IC mulai digunakan menggantikan transistor. Berikut
komputer dari generasi ketiga :
A. IBM S/360
Komputer IBM S/360 adalah sebuah mainframe yang
dibuat pada tahun 1964 dengan menggunakan IC sebagai teknologi dasar
rangkaiannya. IBM S/360 merupakan awal komputer modern. Nama IBM
S/360 digunakan karena kemampuannya melakukan operasi satu lingkaran penuh (360
derajat) yaitu dapat digunakan untuk berbagi aplikasi bisnis maupun teknik.
Sistem operasi yang digunakan IBM S/360 adalah:
·
DOS/360 untuk mesin kecil seperti IBM S/360 model
30 dan 40.
·
OS/360 untuk sistem Multiprogramming.
·
TSS/360 untuk sistem Time-Sharing Multi-user.
Komputer
generasi ketiga mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
·
Teknologi dasar pembangun rangkaiannya adalah IC.
·
Penggunaan sistem operasi lebih bervariasi sesuai
dengan kebutuhan.
·
Piranti output berupa layar terminal yang dapat
menampilkan gambar dan grafik.
·
Menggunakan memori sekunder dengan kapasitas yang
lebih besar yaitu magnetic disk yang dapat menyimpan jutaan karakter.
·
Memiliki fitur Multiprocessing dan Multiprogramming
yaitu dapat memproses sejumlah data dari berbagai sumber yang berbeda dan dapat
mengerjakan beberapa program secara bersamaan.
·
Memiliki fitur jaringan, satu komputer dapat
berkomunikasi dengan komputer lain. Kecepatan proses yang lebih baik yaitu satu
nanoseconds per detik.
·
Kapasitas memori yang lebih besar, dapat menyimpan
ratusan ribu karakter.
·
Penggunaan daya listrik yang lebih hemat.
Di generasi ini kecepatan komputer terus bertambah
seiring berkembangnya perkembangan jaman, yaitu Kecepatan permrosesannya 10
mips. Dan revolusi yang terjadi pada generasi ini adalah pada tahun 1971 Intel
Coorporation membuat mikroprosessor pertama yaitu chip 4004.
( IBM S/360
)
2.3.4 Generasi Ke 4
Pada komputer generasi keempat, teknologi dasar
sebagai ciri khasnya adalah penggunaan LSI (Large-Scale Integration) dan VLSI
(Very Large-Scale Integration). LSI dan VLSI adalah teknologi pemampatan
komponen elektrik dalam satu chip/IC. Klasifikasi chip IC berdasarkan jumlah
elektronik didalamnya adalah sebagai berikut:
·
SSI (Small-Scale Integration): sampai 100 komponen
elektronik per chip.
·
MSI (Medium-Scale Integration): dari 100 sampai 3000
komponen elektronik per chip.
·
LSI (Large-Scale Integration): dari 3000 sampai 100000
komponen elektronik per chip.
·
VLSI (Very Large-Scale Integration): 100000 sampai
1000000 komponen elektronik per chip.
·
ULSI (Ultra Large-Scale Integration): lebih dari 1
juta komponen elektronik per chip.
Pada
dasarnya teknologi dasar yang generasi ketiga dan keempat tidak berbeda.
Perbedaan terletak pada tingkat pemampatan generasi keempat lebih tinggi
dibandingkan dengan generasi ketiga. Pemampatan komponen adalah hal yang logis
karena dua alasan yaitu ekonomis dan cepat. Semakin mempat maka biaya yang
digunakan untuk membangunnya akan semakin sedikit, sebaliknya kecepatannya
semakin tinggi karena jarak antarkomponen yang semakin dekat. Komputer yang
mewakili generasi keempat adalah sebagai berikut:
A.
IBM
S/370
IBM meluncurkan seri IBM S/370 pada tahun 1970.
Mesin ini menggunakan chip LSI sebagai teknologi dasarnya. Memori utama
kecepatan tinggi menggunakan chip silikon tunggal. Menambah kapasitas memori
dengan RCS. Kode dasar kumpulan instruksi S/370 disimpan dalam RCS
termasuk juga fungsi kendali. Komputer saat itu tidak hanya digunakan untuk
tujuan khusus seperti perang dan lain-lain, tapi bidang bisnis sangat
mendominasi penggunaan komputer. Komputer
pada generasi ini sudah memiliki Kapasitas penyimpanan sebesar 3 Mb dan
Kecepatan pemrosesan sebesar 100 mips sampai 1 bis (milyar instruksi per
detik).
2.3.4 Generasi Ke 4
Pada komputer generasi keempat, teknologi dasar
sebagai ciri khasnya adalah penggunaan LSI (Large-Scale Integration) dan VLSI
(Very Large-Scale Integration). LSI dan VLSI adalah teknologi pemampatan
komponen elektrik dalam satu chip/IC. Klasifikasi chip IC berdasarkan jumlah
elektronik didalamnya adalah sebagai berikut:
·
SSI (Small-Scale Integration): sampai 100 komponen
elektronik per chip.
·
MSI (Medium-Scale Integration): dari 100 sampai 3000
komponen elektronik per chip.
·
LSI (Large-Scale Integration): dari 3000 sampai 100000
komponen elektronik per chip.
·
VLSI (Very Large-Scale Integration): 100000 sampai
1000000 komponen elektronik per chip.
·
ULSI (Ultra Large-Scale Integration): lebih dari 1
juta komponen elektronik per chip.
Pada
dasarnya teknologi dasar yang generasi ketiga dan keempat tidak berbeda.
Perbedaan terletak pada tingkat pemampatan generasi keempat lebih tinggi
dibandingkan dengan generasi ketiga. Pemampatan komponen adalah hal yang logis
karena dua alasan yaitu ekonomis dan cepat. Semakin mempat maka biaya yang
digunakan untuk membangunnya akan semakin sedikit, sebaliknya kecepatannya
semakin tinggi karena jarak antarkomponen yang semakin dekat. Komputer yang
mewakili generasi keempat adalah sebagai berikut:
B.
IBM
S/370
IBM meluncurkan seri IBM S/370 pada tahun 1970.
Mesin ini menggunakan chip LSI sebagai teknologi dasarnya. Memori utama
kecepatan tinggi menggunakan chip silikon tunggal. Menambah kapasitas memori
dengan RCS. Kode dasar kumpulan instruksi S/370 disimpan dalam RCS
termasuk juga fungsi kendali. Komputer saat itu tidak hanya digunakan untuk
tujuan khusus seperti perang dan lain-lain, tapi bidang bisnis sangat
mendominasi penggunaan komputer. Komputer
pada generasi ini sudah memiliki Kapasitas penyimpanan sebesar 3 Mb dan
Kecepatan pemrosesan sebesar 100 mips sampai 1 bis (milyar instruksi per
detik).
( IBM S/370 )
2.3.5 Generasi Ke 5
Generasi kelima ditandai dengan teknologi paralel dan
networking. Sudah mengenal internet. Awalnya hanya sebatas antar universitas
saja, namun karena teknologi yang semakin maju kini dunia ini terasa tidak ada
batas jarak dan waktu. Sudah banyak ditemukan web browser dan jangkauan
komunikasi diseluruh dunia semakin tidak terbatas jarak dan waktu. Sampai saat
ini adalah komputer generasi kelima yang semakin canggih dan sedang dilakukan
penelitian tentang komputer generasi keeman yang pastinya akan lebih praktis,
efisien, dan hemat waktu dan biaya.
Pada generasi kelima seluruh dunia dihubungkan dengan
internet dan tidak mengenal batas,
jarak, dan waktu.Dan untuk contoh komputer yang digunakan, bisa dilihat dari
yang digunakan sekarang, mulai dari notebook super tipis, kemunculan tablet
serta handphone yang awalnya berfungsi sebagai alat komunikasi sudah bisa
melakukan tugas seperti computer
2.4 DAMPAK TEKNOLOGI PADA KEHIDUPAH
MASYARAKAT
Dari catatan sejarah dapat kita lihat
dan pelajari bahwa setiap kemajuan teknologi akan membawa pengaruh yang dominan
bagi perkembangan masyarakat. Perkembangan teknologi, ini selalumembawa
pengaruh di bidang ekonomi, politik dan mfliter. Oleh karena itu, perkembangan
teknologi terutama di bidang komunikasi perlu dipelajari dan dicari jalan ke
luar yang tepatbagi kehidupan umat manusia.Bagi negara-negara dunia ketiga,
perlu lebih cermat dalammenanggapi perkembangan teknologi informasi. Sebjab
tanpa pengamatan yang cermat maka kemajuan teknologi informasi ini dapat
berakibat timbulnya jurang perbedaan yang semakin melebar dan berlanjut pada
timbulnya perpecahan.
Perkembangan yang pesat dari teknologi
dejwasa ini mendorong masyarakat memasuki era pasca-industri. Kondisi ini
merupakan lanjutan dari masa pra-industri dan masyarakat industri. Perbedaan
utama dari masyarakat pasca-industri ini adalah penekanannya pada ekonomi di
sektor jasa dan teknologi. Gejala ini sudah mulai terlihat di Amerika Serikat
sejak tahun 1990, di mana telekomunikasi dan komputer menduduki posisi yang
paling strategis. Diperkirakan pada tahun 2013 merupakan masa revolusi
teknologi ketiga, yaitu gabungan antara komputer dan telekomunikasi.
Arus perkembangan teknologi yang semakin
menyebar luas dan menyebar masuk ke dalam lapisan kehidupan fflasyarakat
bergerak secara serentak. Adapun pendorongnya ada. 2, yaitu perkembangan
teknologi komunikasi dan informasi didorong oleh pergeseran ekonomi yang
didominasi oleh jasa serta adanya evolusi ke arena perdagangan global yang
dengan cepat melanda seluruh dunia.
Globalisasi yang melanda dunia dewasa
ini berakibat cepat dalam menyebarkan perkembangan di satu belahan, dunia ke
belahan dunia yang lain. Bahkan keadaan di satu negara akancepat menimbulkan
pengaruh di negara dari belahan dunia yang lain. Kesemuanya ini merupakan
produk dari revolusi yang terjadi di bidang berkomunikasi dan sarana untuk
berkomunikasi tersedia.
Namun, kesemuanya itu sering kali
membawa implikasi yang positif dan negara. Sisi positif adalah masyarakat akan
ikasi yang mendapatkan informasi yang terbaru dan cepat di berbagai bidang.
Sisi negatifnya adalah informasi yang disajikan tidak semuanya sesuai dengan
nilai-nilai dan norma-norma budaya kita. Untuk itu perlu diperhatikan dengan
cermat mana implikasi yang positif dan bagaimana mendayagunakan di samping
upaya melmperkecil yang negatif.
Revolusi komunikasi dan informasi yang
melanda dunia membawa implikasi positif dan negatif. Implikasi ini pada
gilirannya akan berakibat atau berdampak pada bidang sosial, ekonomi, dan
politik. Dalam bidang politik, perkembangan teknologi komunikasi mempercepat
proses integrasi nasional. Implikasi yang perlu disadari adalah adanya pengaruh
komunikasi dan informasi dunia yang melanda generasi muda. Dalam bidang
ekonomi, perkembangan teknologi komunikasi telah mendorong pertumbuhan ekonomi
yang pesat di samping dampak yang positif dan negatif. Dalam bidang sosial,
perkembangan teknologi komunikasi telah mendorong lahirnya kembali nasionalisme
kebudayaan.
BAB III
PENUTUP
3.1
KESIMPULAN
Komunikasi merupakan
basic social process dalam kehidupan manusia. Satu hal yang sangat fundamental
dan sangat diperlukan dalam kehidupan setiap manusia. Tanpa komunikasi manusia
tidak dapat berinteraksi dengan sesamanya dan tidak akan berkembang.
Fenomena inilah yang
membuat komunikasi terus mengalami perubahan dan perkembangan. perkembangan dan
perubahan ini bisa saja berjalan dengan pelan, tetapi ada yang berjalan
berjalan sangat cepat karena adanya pertentangan antara paradigma yang
terdahulu dengan paradigma yang baru muncul dan sering disebut dengan revolusi.
Beberapa ahli berpendapat bahwa revolusi yang terjadi adalah revolusi teknologi
komunikasi. Tetapi ebetulnya, tidak akan pernah ada revolusi teknologi
komunikasi tanpa ada revolusi ilrnu komunikasi. Karena kedua hal ini tidak bisa
dipisahkan dan saling mendukung.
Di satu sisi revolusi
ilmu komunikasi membawa danttpak pada perkembangan ilmu komunikasi itu sendiri
dan sekaligus menjadi dasar bagi revolusi teknologi komunikasi, tetapi di
sisi!yang lain revolusi dalam dua perspektif ini membawa pengaruh yang tidak
diinginkan. Pengaruh globalisasi misalnya, yang membawa pengaruh budaya luar
yang seringkali tidak kembali pada prinsip bahwa komunikasi sebagai basic
social process dalam kehidupan manusia, maka baik revolusi ilmu komunikasi
maupoun revolusi teknologi komunikasi diharapkan dapat membawa dampak yang
positif dalam kehidupan manusia.
3.2
SARAN
Untuk kemajuan teknologi komputer maka
diharapkan agar perkembangan komputer kedepan mampu mengubah pola fikir dan
menjadikan masyarakat Indonesia menjadi manusia yang kreatif dan inovatif.
Serta tumbuhnya kreatifitas hingga menghasilkan suatu karya yang berguna bagi
manusia.
Diharapkan dengan adanya teknologi
komputer dapat dimanfaatkan sesuai dengan kegunaan sebenarnya yang mampu
mempercerdas bangsa bukannya unutk menghancurkan moral moral bangsa. Kemajuan
komputer dimasa mendatang diharapkan dapat membantu semua jenis pekerjaan
manusia sehingga mereka mampu menyelesaikan pekerjaan mereka dengan cepat
karena dimasa depan teknologi akan semakin canggih dan semua pekerjaan
dikerjakan dengan system komputerisasi.
DAFTAR PUSTAKA
Cohen
, I. Bernard. (1985). Revolution In
Science, England: Harvard
University
Press.
Hafied
Changara, (1998). Lintasan Sejarah Umu
Komunikasi,
Surabaya:
Usaha Nasional.
Onong
Uchyana Efendy, (1993). Ilmu, Teori, dan
Filsafat
Komunikasi,
Bandung: PT.Citra Aditya Bhakti.
Thomas
S.Khun, (1989). Peran Paradigma dalam
Revotusi Sains,
Bandung:
PT.Remaja Rosdakarya.
Thompson,
B.John. (1990). Kritik Ideologi Global
Teori Sosial Kritis
tentang Relasi Ideologi dan
Komunikasi Massa, diterjemahkan
oleh
Haqqul Yaqin, Yogyakarta: Ircisod, 2004
Wahono,
R.S. 2006. Sejarah Komputer. Ilmu
Komputer. com.
Zen.
M.T, (1981), editor, Sains, Teknologi dan
Hari Depan
Manusia, Jakarta:
Penerbit PT.Gramedia.
No comments:
Post a Comment